Kuku yang sehat biasanya terlihat bersih, kuat, dan memiliki warna alami. Namun, sebagian orang mengalami perubahan pada kuku seperti warna menguning, menebal, rapuh, hingga mengeluarkan bau tidak sedap. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya infeksi jamur pada kuku. Banyak orang tidak menyadari bahwa penyebab kuku berjamur sering berasal dari kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele.
Jamur kuku dapat menyerang kuku tangan maupun kuku kaki. Kondisi ini umumnya berkembang perlahan sehingga sering di abaikan sampai kuku terlihat rusak cukup parah. Selain mengganggu penampilan, infeksi jamur juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman saat beraktivitas.
Mengenal Kondisi Kuku Berjamur
Kuku berjamur merupakan infeksi yang terjadi akibat pertumbuhan jamur di bawah permukaan kuku. Jamur berkembang lebih cepat pada area yang lembap, hangat, dan jarang mendapatkan sirkulasi udara.
Pada tahap awal, infeksi biasanya hanya menimbulkan bercak putih atau kuning kecil di ujung kuku. Namun jika tidak segera di tangani, kuku bisa berubah bentuk dan menjadi rapuh.
Penyebab kuku berjamur tidak hanya dipengaruhi kebersihan, tetapi juga kondisi kesehatan tubuh serta lingkungan sekitar.
Faktor Penyebab Kuku Berjamur yang Perlu Diketahui
Ada beberapa faktor utama yang membuat kuku lebih mudah terserang jamur. Berikut beberapa penyebab yang paling sering terjadi.
Kaki dan Tangan Terlalu Lembap
Kondisi lembap menjadi lingkungan ideal bagi pertumbuhan jamur. Orang yang sering menggunakan sepatu tertutup dalam waktu lama berisiko lebih tinggi mengalami infeksi jamur kuku.
Selain itu, tangan yang sering terkena air tanpa dikeringkan dengan baik juga dapat memicu pertumbuhan jamur pada kuku.
Jarang Menjaga Kebersihan Kuku
Kotoran yang menumpuk di sela kuku bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur. Kebiasaan jarang memotong kuku atau membersihkan bagian bawah kuku dapat memperbesar risiko infeksi.
Kuku yang panjang dan lembap biasanya lebih mudah mengalami kerusakan akibat jamur.
Menggunakan Alas Kaki Bergantian
Jamur dapat menyebar melalui sandal, sepatu, kaus kaki, atau alat pedikur yang di pakai bersama. Tempat umum seperti kolam renang dan kamar mandi umum juga sering menjadi sumber penyebaran jamur.
Karena itu, menjaga kebersihan barang pribadi sangat penting untuk mencegah penularan.
Cedera pada Kuku
Benturan atau luka kecil pada kuku dapat membuka jalan bagi jamur masuk ke dalam jaringan kuku. Cedera ringan yang sering di abaikan ternyata bisa menjadi awal munculnya infeksi.
Sistem Imun Lemah
Orang dengan daya tahan tubuh rendah lebih mudah mengalami infeksi, termasuk jamur kuku. Penderita diabetes juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami kuku berjamur karena sirkulasi darah yang kurang baik.
Tanda-Tanda Kuku Mengalami Infeksi Jamur
Infeksi jamur pada kuku biasanya memiliki beberapa ciri khas yang mudah di kenali. Berikut gejala yang umum muncul:
- Warna kuku berubah menjadi kuning atau kecokelatan
- Kuku terasa lebih tebal
- Permukaan kuku rapuh dan mudah patah
- Bentuk kuku berubah
- Muncul bau tidak sedap
- Kuku terasa nyeri saat ditekan
Jika kondisi semakin parah, kuku bisa terlepas dari kulit dan menyebabkan rasa tidak nyaman saat berjalan atau menggunakan tangan.
Kebiasaan yang Memicu Jamur pada Kuku
Tanpa di sadari, beberapa aktivitas sehari-hari menjadi penyebab kuku berjamur semakin mudah berkembang.
Menggunakan Sepatu Basah Terlalu Lama
Sepatu yang lembap menciptakan lingkungan hangat bagi jamur. Kaus kaki yang jarang di ganti juga memperburuk kondisi tersebut.
Terlalu Sering Memakai Kuteks
Pemakaian kuteks dalam waktu lama tanpa memberi jeda pada kuku dapat membuat permukaan kuku sulit mendapatkan udara. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko pertumbuhan jamur.
Tidak Mengeringkan Kaki Setelah Mandi
Bagian sela jari kaki sering masih basah setelah mandi. Jika di biarkan, area tersebut menjadi tempat ideal berkembangnya jamur.
Sering Melakukan Manikur Sembarangan
Alat manicure yang tidak steril dapat menjadi media penyebaran jamur. Karena itu, penting memastikan alat yang digunakan benar-benar bersih.
Cara Mencegah Kuku Berjamur Sejak Dini
Mencegah infeksi jamur jauh lebih mudah di bandingkan mengobatinya. Beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu menjaga kesehatan kuku.
Menjaga Kuku Tetap Kering
Pastikan tangan dan kaki selalu dalam kondisi kering, terutama setelah mandi atau beraktivitas di tempat basah.
Rutin Memotong Kuku
Potong kuku secara teratur agar tidak menjadi tempat penumpukan kotoran dan jamur.
Menggunakan Alas Kaki yang Nyaman
Pilih sepatu dengan sirkulasi udara baik agar kaki tidak terlalu lembap. Gunakan kaus kaki bersih setiap hari.
Hindari Berbagi Peralatan Pribadi
Gunakan alat manicure sendiri dan hindari bertukar sandal atau sepatu dengan orang lain.
Mengonsumsi Makanan Bergizi
Nutrisi yang baik membantu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga risiko infeksi jamur dapat berkurang.
Baca Juga: Daun Waru untuk Rambut Lebat, Cara Alami Merawat Rambut agar Tampak Sehat
Penanganan Kuku Berjamur yang Tepat
Jika infeksi jamur sudah mulai muncul, penanganan lebih cepat sangat disarankan agar kondisi tidak semakin parah. Dokter biasanya memberikan obat antijamur dalam bentuk salep, cairan oles, atau obat minum tergantung tingkat keparahan infeksi.
Pada beberapa kasus, kuku yang rusak berat mungkin membutuhkan tindakan khusus agar infeksi tidak menyebar lebih luas. Karena itu, penting memperhatikan perubahan kecil pada kuku sejak awal.
Penyebab kuku berjamur sering kali berasal dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari. Menjaga kebersihan kuku dan menghindari kondisi lembap menjadi langkah penting untuk mempertahankan kuku tetap sehat dan bersih sepanjang waktu.